Hosting Gratis
****Selamat Datang Website Pribadi Hidup Adalah Anugrah ****

EMPAT ANGGOTA POLIS TEROR Pdt SOCRATES SOFIAN YOMAN

Written By Yupitoko on Jumat, 06 Juli 2012 | 22.23

EMPAT ANGGOTA POLIS TEROR Pdt SOCRATES SOFIAN YOMAN.

Aksi teror kembali terjadi di Papua, sekitar pukul 19.30 (06/7) tadi malam,
di jalan raya dari Kota Raja-Abepura, depan Saga Mall.

Sekita 4 orang anggota Polisi dari Satuan Brimob POLDA Papua, menahan
mobilnya Pdt. Socrates Sofian Yoman, Ketua Sinode Babtis besera Ibu,
bersama Matius Murib, mantan Wakil Ketua KOMNAS HAM Papua dan tiga
orang anaknya yang hendak pulang setelah ibadah di Kota Raja Luar.
Membuka paksa, pintu mobil dengan tangan kosong dan senter yang
dipegang pada tangan sebelah salah satu anggota brimob ini dipasangnya
dan tujukan langsung ke arah mata Pdt Yoman sambil mengatakan "anda
kenapa berhenti disini? anda siapa?, kerja dimana?, dinas mana? kalau
anda tidak senang polisi bicara, jangan caranya begitu" ungkap mantan
wakil ketua KOMNAS HAM Papua
lanjud murib kepada media bahwa, rupanya mulai dari depan Kantor
Perpustakaan Daerah di kota raja, Polisi yang telah menaiki dalam
Mobil Truk merasa disenter dengan lampu sorot.

pada saat aksi tidak etis dan sikap arogansi, keempat orang polisi
tersebut, Pdt Yoman hanya mengatakan beberapa kali dengan kata "saya
minta maaf, saya tidak sengaja" tetapi dalam tempo lima menit polisi
tetap bersih keras dengan nada keras memberikan tekanan tekanan pada
seorang tokoh dan pimpinan gereja. ungkap Matius Murib.

Sementara itu, Mantan Wakil Ketua KOMNAS HAM Papua ini, mengaku kepada
media, sempat mengingatkan kepada anggota Polisi untuk bicara
baik-baik dengan seorang tokoh, dan dengan tegas saya mengatakan "anda
tahu-tidak ini Pdt Sokrates Sofyan Yoman, Ketua Sinode Gereja Babtis
Papua".

Setelah itu, ada seorang Polisi lain (senior) juga datang lalu
meredahkan emosi anggota polisi yang sedang meror ketua sinode
ini.lalu akhirnya mereka pulang.

Masalah yang dilakukan ini akan dilaporkan kepada Wakapolda Papua,
ungkap Matius kepada ke empat anggota polisi. "silahkan lapor saja,
kami tidak takut", balas salah seorang anggota polisi. lalu mereka
hentikan aksinya kemudian menuju ke arah Kantor Polsek Abepura.

Dari aksi yang dilakukan keempat Anggota Polisi ini, Mantan KOMNAS HAM
Papua mengaharapkan agar Kapolda Papua dapat memeriksa dan memproses
hukum terhadap keempat anggota yang bersifat arogan yang
sewenang-wenang terhadap seorang tokoh masyarakat papua. Hal ini
dinilai sebagai upaya profokasi dan memancing emosi masa masyarakat
papua. Untuk itu, kami meminta hentikan cara-cara teror dan kekerasan
terhadap orang asli papua, dan orang papua tetap sabar dan mendorong
dialog damai jakarta-papua.
22.23 | 0 komentar

LAPORAN SEMENTARA PENEMBAKAN TERHADAP KEPALA KAMPUNG SWAYATAMI YOHANES YAUR ATAU JOHN YAMFROM

Written By Yupitoko on Minggu, 01 Juli 2012 | 19.58

LAPORAN SEMENTARA PENEMBAKAN TERHADAP KEPALA KAMPUNG SWAYATAMI YOHANES YAUR ATAU JOHN YAMFROM
1 bulan sebelum perayaan HUT 1 Juli 1971,ka OPM menyampaikan kepada warga bahwa untuk merayakan 1 Juli 2012,tiga titik menjadi titik sentral perayaan,yaitu; titik pertama sawitami,titik dua,Wembi,dan titik 3 kerom,maka informasi bahwa, di daerah Kerom akan menjadi lokasi Oprasi TNI dan OPM telah di ketahui Masyarakat pada umumnya.
Menjelang 1 juli 2012, pada tanggal 30 Juli 2012,sekitar pukul,19.20 WIT,Adam Mekey, yaitu penatua GKI Simon Petrus PIR III, Yoas Awairaro pegaway DPRD Kerom yang beribadah di Jemaat GKI PIR I,dan Yunus Ataribaba, saat ketiganya menggunkan Mobil untuk ke PIR III ( Perkebunan Inti Rakyat) melewati pos Wembi. Melihat ketiga orang itu, Polisi menangkap ketiga orang ini dan di bawah ke Polsek Kerom dan masih di tahan. Sementara dalam waktu yang sama yaitu tanggal 30 Juli 2012, sekitar pukul,17,20 WIT malam minggu, di Kampung Bagia Distrik Arso orang menaikan bendera bintang Kejora dan mereka menari adat sampai pagi hari. Kemudian di Kerom tepatnya di SMP Negeri 1 Kerom,pagi sekitar Pukul, 06,00 WIT,warga melihat sebuah bendera Bintang Kejora di Belakang SMP Negeri I kerom di jalan raya dan di naikan di Pohon.
Dalam suasana demikian,tanggal 1 Juli 2012,sekitar pukul,08.20. WIT, Yohanes Yaur yang berumur 30 tahun dengan beristri perempuan biak, yang baru menjadi kepala kampung sekitar 4 bulan,berjalan kaki ke kampung Hor dari Kampung Sawitami. Jarak antara kampung sawitami dengan Hor sekitar 10 KM dan bila jalan kaki 130 menit dan bila pakai motor 30 menit.Perjalan dia setelah melewati Kali Tami,sekitar pukul,09,00 WIT,dia di hadang dan di beritahukan oleh OPM bahwa,daerah ini daerah sasaran Operasi sehinggga dia di larang lewat, namun Kepala kampung ini berjalan terus sekitar 50 Meter,tiba - tiba muncul Mobil Patroli TNI dari belakangnya.Saat itu juga TPN/OPM melepaskan tembakan kearah Mobil itu dan mengenai Body mobil,mereka membalas melepaskan beberapa kali tembakan sambil mobil TNI itu kabur kearah timur.Sambil Kabur itu,langsung melepaskan tembakan kearah Kepala Kampung yang ada di depannya sebanyak 2 Kali sekitar pukul,09.20 WIT. Dalam suasana itu,OPM masih di Lokasi penembakan,dan mendengar tertembakan oleh TNI kepala Kampung.Kemudian mendengar tembakan dan mendengar bahwa Kepala Kampung tertembak, sekitar,pukul,09.50 WIT, warga beramai ramai ke Lokasi penembakan untuk melihat Korban.Sementara masyarakat ramai ramai melihat Korban,datang sebuah Mobil dengan personel TNI dengan persenjataan yang lengkap.Melihat itu Warga ramai ramai lari masuk dalam hutan,dan saat lari itu,Mobil yang baru tiba tersebut,melepaskan tembakan ke segala arah.Tidak lama kemudian,sekitar Pukul,10,00 WIT,Mobil yang tadinya mengeksekusi Kepala kampung,dan telah kabur kearah timur,kembali dan mengangkat Korban kepala suku dan di larikan kea rah Jayapura.
Sekitar Pukul,11,20 WIT,Keluarga menannyakan hal tersebut ke Polsek Keroom,dari Polsek katakan mayat ada di RS Kwangga Keroom.Informasi terakhir Pemda akan tangani pemakaman mayat tersebut karena dia kepala kampung.Hingga hari ini,masyarakat di daerah lokasi PIR dalam ketakutan.
Mengenai tertembaknya JOHN YAMFROM Kepala Kampung Swayatami menurut Versi lain mengatakan; JOHN YAMFROM di tembak oleh tentara nasional indonesia (TNI) yang bertugas di pos kali up, Kampung Swayatami Distrik/Kecamatan Arso Kabupaten Keerom. Dari keterangan saksi mata, Kepala Kampung bermaksud melapor ke pos tentara setempat kalau masyarakatnya semua aman, berkaitan dengan HUT TPN/OPM tanggal 1 Juli.Jadi begitu Ia selesai lapor, Kepala Kampung JOHN YAMFROM keluar dari pos tentara dengan maksud pulang ke Kampung Swayatami, setelah berjalan kaki sekitar jarak 250 meter diatas jalan aspal, baru ditembak langsung oleh tentara di pos kali up Kampung Swayatami Arso Keerom. Sampai dengan berita ini kami terimah, Jenazahnya belum dikembalikan ke pihak keluarganya.Dari informasih yang kami dapat bahwa, tentara menahan Jenazahnya dan dibawa ke rumah sakit daerah swakarsa Arso Kabupaten Keerom dengan alasan yang belum jelas.
19.58 | 0 komentar

Formula 1 News

Moto GP News

Hidup ini penuh dengan tangan setiap individu selalu menghadapi tetapi tangan itu jangan kasih biar begitu saja langka-langka apa saja saya ambil agar lewati tantangan tersebut Mari setiap individu berlutut kepada TUHAN agar tantangan ini ambil ahli kepadanya dan kami hadapi dengan penuh kesabaran

Sport News

English German Dutch Italian Russian Greek French Spanish Arabic Korean Japanese Chinese Indonesian
Keterangan : Kode warna biru menunjukan kode gambar/animasi yang di upload dari 4shared / potobucket Kode warna merah menunjukan kode links yang di tuju

Resource

Cari Blog Ini


Mengenai Saya

Hatiku sangat rinduh untuk menjadi seorang yang menyelamatkan banyak orang dari ketingdisan, itimindasi, problem tiada berhenti-henti setiap saat di negeri tanah papua, untuk itu belum terwujub impianku pasti suatu saat akan sempurnakan impianku yang penting aku tetap setia ORAHET LABORA dalam hidupku menjadi bangsa papua bangsa yang damai sampai dunia kiamat.
>Image and video hosting by TinyPic
Hosting Gratis